Faktor pemicu nyeri haid atau PMS

21 Apr 2017

Faktor pemicu nyeri haid atau PMS - Premenstrual syndrome (PMS) adalah sekelompok gejala yang terkait dengan siklus menstruasi. Gejala PMS terjadi 1 sampai 2 minggu sebelum menstruasi (menstruasi atau perdarahan bulanan) dimulai. Bagi sebagian orang, PMS hanya mengganggu bulanan. Bagi orang lain, mungkin sangat parah sehingga membuat sulit untuk melewati hari itu. PMS hilang saat periode bulanan Anda berhenti, seperti saat Anda hamil atau mengalami menopause.

Faktor pemicu nyeri haid atau PMS

Premenstrual syndrome (PMS) adalah sekelompok gejala yang terkait dengan siklus menstruasi. Gejala PMS terjadi 1 sampai 2 minggu sebelum menstruasi (menstruasi atau perdarahan bulanan) dimulai. Gejalanya biasanya hilang setelah Anda mulai berdarah. PMS dapat mempengaruhi menstruasi wanita dari segala usia dan efeknya berbeda untuk setiap wanita. Bagi sebagian orang, PMS hanya mengganggu bulanan. Bagi orang lain, mungkin sangat parah sehingga membuat sulit untuk melewati hari itu. PMS hilang saat periode bulanan Anda berhenti, seperti saat Anda hamil atau mengalami menopause.

Penyebab PMS tidak jelas, namun beberapa faktor mungkin terlibat. Perubahan hormon selama siklus menstruasi nampaknya menjadi penyebab penting. Tingkat hormon perubahan ini dapat mempengaruhi beberapa wanita lebih banyak daripada yang lainnya. Perubahan kimia di otak mungkin juga terlibat. Stres dan masalah emosional, seperti depresi, sepertinya tidak menyebabkan PMS, tapi bisa memperburuk keadaan. Beberapa kemungkinan penyebab lainnya meliputi:

Kadar vitamin dan mineral rendah
Mengonsumsi banyak makanan asin, yang bisa menyebabkan Anda menyimpan (menyimpan) cairan
Minum alkohol dan kafein, yang bisa mengubah mood dan tingkat energi Anda

Dokter Anda mungkin mendiagnosis PMS berdasarkan gejala yang Anda miliki, saat terjadi, dan seberapa besar dampaknya terhadap kehidupan Anda. Jika Anda pikir Anda memiliki PMS, catat gejala-gejala yang Anda miliki dan seberapa parahnya selama beberapa bulan. Catatlah gejala Anda setiap hari di kalender atau PMS symptom tracker (PDF, 66 KB). Ikuti formulir ini saat Anda menemui dokter tentang PMS Anda.

Ada banyak perkiraan tentang berapa banyak wanita menderita PMS. American College of Obstetricians and Gynecologists memperkirakan bahwa setidaknya 85 persen wanita menstruasi memiliki setidaknya gejala 1 PMS sebagai bagian dari siklus bulanan mereka. Sebagian besar wanita ini memiliki gejala cukup ringan yang tidak memerlukan perawatan. Yang lain (sekitar 3 sampai 8 persen) memiliki bentuk PMS yang lebih parah, yang disebut gangguan dysphoric (dis-FOHR-ik) disorder (PMDD) premenstruasi. Lihat “Apakah gangguan dysphoric pramenstruasi (PMDD)?” Di bawah ini untuk mempelajari lebih lanjut.

Pada kasus PMS yang lebih parah, obat resep dapat digunakan untuk meredakan gejala. Salah satu pendekatannya adalah menggunakan obat-obatan yang menghentikan ovulasi, seperti pil KB. Perempuan di pil melaporkan lebih sedikit gejala PMS, seperti kram dan sakit kepala, serta periode yang lebih ringan.

Periset terus mencari cara baru untuk mengobati PMS. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang studi pengobatan PMS saat ini, kunjungi situs web clinicaltrials.gov. Bicaralah dengan dokter Anda tentang apakah mengambil bagian dalam percobaan klinis mungkin tepat untuk Anda.

Anda harus memiliki 5 atau lebih gejala ini untuk didiagnosis dengan PMDD. Gejala terjadi selama seminggu sebelum menstruasi dan hilang setelah perdarahan dimulai.

Membuat beberapa perubahan gaya hidup dapat membantu meringankan gejala PMDD. Lihat “Apa pengobatan untuk PMS?” Di atas untuk mempelajari lebih lanjut.

Antidepresan yang disebut selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) juga telah ditunjukkan untuk membantu beberapa wanita dengan PMDD. Obat ini mengubah kadar serotonin di otak.

Faktor pemicu nyeri haid atau PMS

Baca juga : Cara melancarkan haid


TAGS PMS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post